Siswa Dan Guru Sudah Terlindungi Asuransi

Siswa Dan Guru Sudah Terlindungi Asuransi

Siswa Dan Guru Sudah Terlindungi Asuransi

Siswa, guru dan tata usaha SMK Bina Warga (BW) 1 Kota Bogor telah diasuransikan,

baik kesehatan maupun ketenagakerjaan. Ini dilakukan, untuk mengantisipasi apabila hal-hal yang tidak diinginkan terjadi. Terutama, saat mereka sedang melaksanakan tugas, praktek maupun magang atau praktek kerja lapangan (PKL).

”Seluruh guru, TU dan siswa di sekolah ini sudah diasuransikan selama 24 jam. Sehingga, jika terjadi terhadap diri mereka maupun kecelakaan kerja saat magang tidak akan menjadi beban mereka. Karena, sudah tercover dan ditanggung oleh pihak asuransi,” ujar Kepala SMK BW 1 Surisman, ketika dihubungi Metropolitan, kemarin.

Menurutnya, program jaminan sosial dan ketenagakerjaan tersebut sudah lama dilaksanakan di sekokah

yang berlokasi di Jalan Asogiri, Kelurahan Tanahbaru, Kecamatan Bogor Utara itu, walaupun sebelumnya beberapa orangtua siswa belum memahami manfaat diasuransikan. Namun, setelah dijelaskan, akhirnya anak-anaknya diasuransikan. ”Awalnya, sebagian orang tua siswa ada yang menolak, tapi setelah kita sosialisasi dan dipaparkan manfaatnya, yah pada ikut. Kalau guru dan tenaga TU, tidak ada masalah, semua terkaver asuransi,” katanya.

Sementara itu, sampai saat ini Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor telah memberikan jaminan sosial kesehatan dan ketenagakerjaan kepada 391 tenaga honorer kategori dua (K-2) yang bekerja di Sekolah Dasar Negeri (SDN) maupun SMP Negeri yang ada di Kota hujan. Anggarannya, diperoleh dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Bogor.

”Para guru honorer dan tenaga kependidikan yang tergabung dalam K2 itu telah kita daftarkan

sebagai peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan. Ini dilakukan, supaya hidup mereka terjamin asuransi. Baik asuransi kesehatan maupun ketenagakerjaan,” ujar Kepala Disdik Kota Bogor, Fahrudin, didampingi Kasubag Umum dan Kepegawaian Ayub Cahyono.

 

Baca Juga :