Pentury Maju Lagi Sebagai Calon Rektor Unpatti

Pentury Maju Lagi Sebagai Calon Rektor Unpatti

Pentury Maju Lagi Sebagai Calon Rektor Unpatti

Proses pemilihan Rektor Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon sudah dipersiapkan jauh-jauh

hari sebelum masa berakhirnya jabatan Rektor pada Pergurun Tinggi tersebut.

Sesuai Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 1 Tahun 2015 tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Rektor/Ketua atau Direktur pada Perguruan Tinggi, sehingga Rektor dan Senat harus mempersiapkan proses pemilihan sebelum berakhir masa jabatan Rektor.

Demikian penjelasan Rektor Unpatti Ambon Prof. Dr. Ir. Thomas Pentury, M.Si

kepada wartawan diruang kerjanya, Senin (19/10).

Sejak bulan September 2015 Senat Universitas sudah membentuk Komisi Penyelenggara Pemilihan Rektor, dan diharapkan dua bulan sebelum masa berakhir Rektor, hasil kerja Komisi tersebut bisa selesai dan disampaikan kepada Menteri.

”Paling lambat tanggal 23 Desember 2015 Komisi sudah selesai berproses, kalaupun

ada terjadi molor bukan menjadi persoalan, namun kita harus komitmen dengan waktu yang telah dijadwalkan sesuai Permen P dan K Nomor 1 Tahun 2015,”ungkap Pentury.

Pentury berharap proses pemilihan Rektor Unpatti bisa berjalan dengan baik dan aman tidak ada hal-hal yang bisa menimbulkan dampak yang tidak baik.

Proses pencalonan Rektor sesuai Permen Nomor 1 Tahun 2015 pasal 6 yaitu tahap penjaringan bakal calon, penyaringan calon, pemilihan calon dan tahap pengangkatan.

Syarat untuk diangkat sebagai calon Rektor pada pasal 4 adalah Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang berpengalaman, jabatan dosen dengan jenjang akademik adalah Lektor, berwibawa, bertaqwa, berusia paling tinggi 60 tahun pada saat masa berakhirnya jabatan Rektor yang sedang dijabat, bersedia dicalonkan menjadi pemimpin perguruan tinggi yang dinyatakan secara tertulis, sehat jasmani dan rohani dinyatakan tertulis oleh dokter pemerintah, setiap unsur penilaian prestasi kerja pegawai bernilai baik dalam dua tahun terakhir.

Selanjutnya, tidak sedang menjalani tugas belajar lebih dari enam bulan atau isin belajar dalam rangka studi lanjut, tidak pernah dipidana, berpendidikan Doktor (S3) dan paling rendah S2 dan tidak pernah melakukan plagiat sebagaiman diatur dalam ketentuan peraturan perundang-undangan.

Pentury masih ingin membenahi apa yang sudah dilakukannya selama periode lama, untuk itu dirinya akan maju kembali sebagai calon Rektor untuk membenahi sisa pekerjaannya karena programnya belum selesai, dan jika ada kesempatan atau kepercayaan kepada dirinya maka Pentury ingin melanjutkan dan menyelesaikan semua program yang ada,”ungkapnya.(TM05)

 

Sumber :

https://vhost.id/sejarah-hiroshima-dan-nagasaki/