Kemendikbud Beri Penghargaan pada Penulis Cilik Indonesia

Kemendikbud Beri Penghargaan pada Penulis Cilik Indonesia

Kemendikbud Beri Penghargaan pada Penulis Cilik Indonesia

Kemendikbud — Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud)

melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah (Ditjen Dikdasmen), memberikan penghargaan kepada penulis cilik Indonesia. Penghargaan diberikan kepada 30 pemenang karya sastra terbaik dalam acara Penganugerahan Apresiasi Sastra Siswa Sekolah Dasar tahun 2016 di kantor Kemendikbud, Jakarta, Kamis (10/11).

Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah (Dirjen Dikdasmen), Hamid Muhammad berharap melalui kegiatan ini, para peserta dapat menjadi penulis cilik yang mampu memberikan dorongan serta energi positif bagi bangsa Indonesia. “Tolong menulis hal-hal yang sifatnya positif, memberikan motivasi, dorongan kepada bangsa ini untuk bangkit. Bangsa ini butuh energi positif untuk bangkit. Jadi kalau ini (menulis hal-hal positif) bisa kita upayakan, bangsa ini akan bangkit,” tuturnya saat memberikan sambutan sekaligus menutup acara Apresiasi Sastra Siswa Sekolah Dasar 2016.

Selain itu, ia juga mengingatkan kepada 165 peserta yang hadir,

bahwa ini merupakan awal bagi mereka untuk menjadi penulis. Terutama para pemenang, Hamid menekankan bahwa ini bukan merupakan pencapaian akhir mereka, melainkan titik awal memasuki dunia menulis. “Saya pesan, apapun karir kalian di kemudian hari, mau jadi dokter, guru, insinyur dan sebagainya. Jangan lupakan menulis. Menulis adalah kompetensi inti dari seorang siswa dan pembelajar,” tambah Hamid.

Apresiasi Sastra Siswa Sekolah Dasar merupakan kegiatan tahunan sejak pertama kali

dilaksanakan pada tahun 2010. Tahun ini mengusung tema “Dengan Karya Kreatif, Ciptakan Indonesia yang Cinta Damai”. Ajang kompetisi karya sastra ini terdiri dari lima jenis lomba, yaitu Menulis Cerita Pendek kategori Pemula, Menulis Cerita Pendek kategori Penulis, Cipta Syair, Cipta Pantun, dan Mendongeng.

Pada seleksi awal, ada sebanyak 1.357 naskah dari 28 propinsi yang masuk panitia, kemudian setelah masuk tahap seleksi selanjutnya pada bulan September 2016, terdapat 165 karya terbaik dari 23 propinsi, yaitu 46 karya Cerita Pendek kategori Pemula, 24 karya Cerita Pendek kategori Penulis, 30 karya Pantun, 34 karya Syair dan 31 karya Mendongeng. Pemenang lomba akan diberikan hadiah berupa uang pembinaan, piala dan sertifikat. Selain itu bagi seluruh peserta akan diberikan beasiswa bakat dan prestasi masing-masing sebesar Rp2.5juta.

Dalam acara lomba karya sastra ini, Kemendikbud bekerja sama dengan Penerbit Mizan juga menyelenggarakan Konferensi Penulis Cilik Indonesia 2016 (KPCI) dengan semangat “Kecil-Kecil Punya Karya”. (Shahwin Aji Purnomo/Anandes Langguana)

 

Sumber :

https://www.dosenmatematika.co.id/