Contoh Panduan Impelementasi Pembelajaran di Sekolah

Contoh Panduan Impelementasi Pembelajaran di Sekolah

 

Contoh Panduan Impelementasi Pembelajaran di Sekolah
Contoh Panduan Impelementasi Pembelajaran di Sekolah

INOVASI PEMBELAJARAN MIPA DI SEKOLAH DAN ALTERNATIF IMPLEMENTASINYA – Contoh Panduan Impelementasi Pembelajaran di Sekolah

 

 

 

Perlu ditegaskan di sini bahwa tidak ada satu metode, pendekatan, model atau strategi yang paling baik dalam pembelajaran, baik itu pembelajaran

 

Matematika maupun pembelajaran sain. Kesesuaian antara metode pilihan guru dengan karakteristik siswa dan lingkungan serta tersedianya sarana prasarana merupakan bagian yang perlu dipertimbangkan oleh guru.

 

 

 

Sebagai seorang guru, kita dituntut untuk menyelesaikan target yang diungkap oleh kurikulum, masyarakat maupun stake holder untuk dapat

 

melaksanakan menajemen pembelajaran. Manajemen pembelajaran meliputi 4 tahapan, yaitu: 1). perencanaan program pembelajaran; 2). pelaksanaan program pembelajaran; 3). monitoring dan evaluasi proses pembelajaran; dan 4) analisis hasil monitoring dan evaluasi untuk selanjutnya digunakan sebagai masukan dalam merevisi program pembelajaran.

 

 

 

Terkait dengan perencanaan pembelajaran di samping guru merumuskan tujuan pembelajaran, berupa kompetensi-kompetensi yang harus dimiliki setelah mengikuti proses pembelajaran, guru harus dapat mengidentifikasi karakteristik siswa yang akan mengikuti proses pembelajaran. Identifikasi karakteritik siswa antara lain meliputi: a). kompetensi yang dimiliki siswa sebelum mengikuti pembelajaran (pre requisite skill), b). tingkat motivasi siswa dalam kegiatan pembelajaran, c). heterogenitas kompetensi siswa, d). kebiasaan-kebiasaan siswa dalam proses pembelajaran, dan e). perilaku-perilaku lain bagi tiap individu dalam belajar. Pengetahuan guru tentang indikator masing-masing siswa, sangat bermanfaat bagi guru dalam menyusun program pembelajaran.

 

 

 

Banyak Teori-teori belajar telah dikemukakan oleh para psikolog atau pakar pendidikan yang dapat digunakan sebagai dasar pengembangan pembelajaran yang inovatif. Untuk pembelajaran MIPA, dengan sifat dan karakteristik materi banyak disarankan menggunakan model pemrosesan informasi seperti yang telah diungkap di atas. Di antaranya aliran Psikologi Tingkah Laku dikemukakan antara lain oleh: Thorndike, Ausubel, Gagne, Pavlov dan teori tentang Psikologi Kognitif antara lain dikemukakan oleh Piaget, Brunner, Brownell, Dienes dan Van Hiele.

Sumber : https://forbeslux.co.id/