Contoh fungsi-fungsi untuk word processor

Contoh fungsi-fungsi untuk word processor

Contoh fungsi-fungsi untuk word processor
Contoh fungsi-fungsi untuk word processor

– pengejaan ejaan
– pengecekan tata bahasa dan kalimat
– pengecekan referensi untuk dokumen-dokumen besar
– validasi referensi subbab dan bab untuk dokumen yang besar

Ø Proses
Inti masalah disini adalah bagaimana memilih model proses yang sesuai bagi perangkat lunak yang akan direkayasa oleh sebuah tim proyek. Beberapa macam-macam model proses antara lain :
§ Model sekuensial linier
§ Model prototype
§ Model RAD
§ Model incremental
§ Model spiral
§ Model asembli komponen
§ Model pengembangan kongkuren
§ Model metode formal
§ Model teknik generasi keempat

Beberapa aspek dalam proses antara lain
– Menggabungkan Masalah dan Proses
Perencanaan proyek dimulai dengan menggabungkan masalah dan proses. Setiap fungsi akan direkayasa oleh tim perangkat lunak harus melampaui sejumlah aktivitas kerangka kerja yang sudah ditentukan.
Sekumpulan aktifitas yang dilakukan untuk membuat perangkat lunak :
§ Komunikasi pelanggan, untuk membangun komunikasi yang efektif diantara pengembang dan pelanggan.
§ Perencanaan, untuk menentukan sumber-sumber daya, ketepatan waktu, dan informasi proyek lain.
§ Analisa risiko, untuk memperkirakan risiko-risiko manajemen dan teknis.
§ Rekayasa, untuk membangun satu perwakilan aplikasi atau lebih.
§ Konstruksi dan rilis, untuk membangun, menguji, memasang, dan memberikan dukungan kepada pemakai(dokumentasi).
§ Evaluasi pelanggan, untuk memperoleh umpan balik pelanggan dan hasil evaluasi.

– Dekomposisi Proses
Inti dari dekomposisi proses antara lain
a. Memilih proses model, jadi tim perangkat lunak harus memiliki tingkat fleksibilitas yang signifikan dalam memilih model proses yang paling tepat untuk karakteristik proyek yang akan dikerjakan. Sebagai contoh : untuk proyek yang besar dan terus dikembangkan melalui versi-versi misalnya sangat cocok pada model proses MSF.
b. Mendefinisikan perencanaan proyek berdasarkan proses model yang dipilih.
c. Mengontrol aktivitas beradasarkan proses model – Common process framework (CPF) adalah invarian dan berfungsi sebagai dasar bagi semua kerja perangkat lunak yang dilakukan oleh organisasi perangkat lunak.

RANGKUMAN

Manajemen proyek perangkat lunak merupakan umbrella activity dalam rekayasa perangkat lunak. People, problem, process mempunyai pengaruh yang mendasar dalam manajemen proyek perangkat lunak. Manusia harus diorganisasi ke dalam tim-tim efektif, termotivasi, untuk melakukan kerja perangkat lunak kualitas tinggi serta dikoordinasi untuk mencapai komunikasi yang efektif. Masalah harus dikomunikasikan dengan baik dari pelanggan ke pengembang dan didekomposisikan ke dalam bagian-bagian kerja. Proses juga harus sesuai dengan manusia dan masalah.

Sumber : https://furnituremebeljepara.co.id/