Ajak Remaja Menghindari Penyalahgunaan Narkoba dan Giat Belajar

Ajak Remaja Menghindari Penyalahgunaan Narkoba dan Giat Belajar

Ajak Remaja Menghindari Penyalahgunaan Narkoba dan Giat Belajar

Pemukiman Komunitas Pengamen Jalanan (Kopaja), dipilih menjadi tempat kegiatan

pengabdian masyarakat Himpunan Mahasiswa Teknik Industri Universitas Bhayangkara Jakarta Raya. Ya, lokasi yang beralamat di jalan Agraria 1, kelurahan Kayuringin Jaya, Bekasi Selatan ini, mahasiswa memberikan penyuluhan bahaya penyalahgunaan narkoba.

Ketua panitia penyelenggara, Syamsul Muarif mengaku, kegiatan pengabdian masyarakat tersebut merupakan yang pertama dilakukan. Tidak hanya melakukan penyuluhan, mahasiswa juga melakukan aksi membersihkan lingkungan. “Ya, kita bersama warga lainnya membersihkan lingkungan, seperti membersihkan saluran air serta mengangkat sampah yang ada di sekitar lingkungan,” terangnya.

Dipilihnya lokasi tersebut, menurut Syamsul karena pemukiman ini sangat rentan terhadap

penyakit masyarakat, salah satunya penyalahgunaan narkoba. Selain itu, remaja sekitar juga menurutnya lebih memilih untuk bekerja ketimbang sekolah.

“Maka dari itu, kami di sini juga ingin menumbuhkan rasa kepedulian mereka untuk belajar.” tuturnya sembari menambahkan, kegiatan penyuluhan tersebut diikuti sebanyak 25 remaja yang tinggal di pemukiman tersebut.

Dia mengaku komitmennya untuk selalu melakukan pengabdian masyarakat, sehingga kegiatan ini terus berlanjut,

“Tentunya keberadaan kami harus bermanfaat untuk masyarakat, salah satunya melalui kegiatan seperti ini,” imbuhnya.

Kegiatan abdi masyarakat ini juga termasuk dalam salah satu rangkaian acara infinity, yaitu industrial festival unity yang diusung oleh Himpunan Mahasiswa Teknik Industri. Dias Masena selaku ketua acara Infinity mengatakan,  kegiatan abdi masyarakat ini sebagai upaya mahasiswa untuk mengimplementasikan tri dharma perguruan tinggi.

“Pengabdian masyarakat ini sebagai pengimplementasian kami, yaitu tri dharma perguruan tinggi. Selain itu, ingin meningkatkan minat belajar dari anak jalanan. Kami juga memberikan pengajaran yang baik,” tegasnya.

Tidak hanya kegiatan gotong royong dan penyuluhan terkait narkoba, Himpunan Mahasiswa Teknik Industri juga memberikan pengajaran sebagai untuk anak-anak Kopaja selama 5 hari. (

 

Baca Juga :