3 Alasan Mengapa LG G6 Gunakan Snapdragon 821 Bukan 835

3 Alasan Mengapa LG G6 Gunakan Snapdragon 821 Bukan 835

3 Alasan Mengapa LG G6 Gunakan Snapdragon 821 Bukan 835

Dua tahun terakhir, LG menjadi salah satu produsen smartphone yang sangat aktif melahirkan smartphone flagship. Ya, LG bisa merilis dua smartphone flagship dalam setahun. Dimulai sejak perilisan LG G4 dan LG V10, diikuti LG G5 dan LG V20, dan kini LG sudah resmi merilis G6 sebagai smartphone tertingginya saat ini.

Di antara beragam fitur dan teknologi yang ditawarkan, ada satu hal yang nyatanya banyak disesalkan oleh para pencinta gadget. Hal yang dimaksud adalah penggunaan prosesor Qualcomm Snapdragon 821, bukan Snapdragon 835.

Sebenarnya alasan utamanya sudah jelas, yakni karena Snapdragon 835 bakal digunakan lebih dulu oleh Galaxy S8 secara eksklusif untuk beberapa waktu ke depan. Namun di samping alasan itu, ternyata LG punya tiga alasan lain. Apa saja?

Belum stabil dan optimal

LG mengklaim tahun 2011 hingga 2016 boleh jadi tahunnya unjuk kebolehan

performa komputasi. Tapi di tahun 2017 ini, pengguna smartphone lebih mengutamakan kestabilan dan optimalisasi hardware guna mendapat pengalaman terbaik. LG pun mencari aman dengan kembali menggunakan Snapdragon 821 ketimbang 835.

Pasalnya LG menilai kalau penggunaan prosesor baru membutuhkan penyesuaian.

Jika mereka jadi pengguna Snapdragon 835 yang pertama, ada kemungkinan terjadi kegagalan seperti halnya kasus overheat pada Snapdragon 810 lalu yang menimpa Sony Xperia. Karenanya Snapdragon 821 dinilai tetap layak digunakan.

Butuh waktu penyesuaian

LG rutin melahirkan smartphone flagship G series di bulan Februar

i setiap tahunnya. Karena tidak mau menunda-nunda waktu perilisannya, maka LG lebih memilih menggunakan Snapdragon 821. Pasalnya penggunaan hardware terbaru diklaim membutuhkan waktu lebih lama.

 

Baca Juga :